+62 24-76918201 Fax : +62 24 – 76918201 fh@live.undip.ac.id

Dok : ( Dari kiri ke kanan ) Nicholas Rio, Pemenang Kategori Lomba untuk Sacred Music Category dan  Julius Firdaus  ( Choir Expert , Blazer Biru) berfoto dengan Dekan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro , Prof. Dr. Retno Saraswati , S.H.,M.Hum. dan Ketua UKM-F  PSM SDG , Jiercho Brasca

Semarang – Paduan Suara Mahasiswa Satya Dharma Gita (PSM SDG) Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, kembali menggelar festival paduan suara tingkat Internasional, yang bertajuk “7th Satya Dharma Gita Choir Festival” (SDGCF) 2019 pada tanggal 27-31 Agustus 2019, yang diselenggarakan di Radjawali Semarang Cultural Center dan Kampus Universitas Diponegoro Pleburan.

Sesuatu yang berbeda pada penyelenggaraan 7th SDGCF 2019 ialah pada tahun sebelumnya festival ini bernama Satya Dharma Gita National Choir Festival (SDGNCF), sedangkan pada tahun ini pihak penyelenggara menghilangkan kata “National” sehingga menjadi Satya Dharma Gita Choir Festival (SDGCF), yang mana merupakan langkah awal untuk memperkenalkan tujuan penyelenggara, yakni membawa kompetisi ini ke level internasional. Sehingga diharapkan kedepanya penyelenggara dapat mewadahi tidak hanya peserta dalam negeri, tapi juga pesera internasional.

Dok : Penampilan salah satu delegasi , Viva  Brio Choir  pada kategori kompetisi paduan suara

        Pada penyelenggaraan tahun ini, 7th SDGCF 2019 hadir dengan perubahan yang sangat luar biasa, diantaranya: mulai adanya Solo Vocal Competition. Menghadirkan empat juri internasional yang berasal dari Slovenia dan Filipina. Selain itu menghadirkan pula beberapa juri nasional yang berkompeten di bidang paduan suara. Kehadiran 4 juri berskala internasional dan beberapa juri nasional menjadi pijakan yang lebih tinggi untuk menyelenggarakan kompetisi yang lebih kompetitif.

            Festival tahun ini kualitas artistik kompetisi paduan suara mulai dinaikkan, seperti: dengan memperketat seleksi rekaman, ketentuan lagu yang sangat menantang pada masing-masing kategori, serta penilaian yang cukup kompetitif dari dewan juri. Ketua Panitia 7th SDGNCF 2017 Jircho Brascha, mengatakan “Bahwa penyelenggaraan SDGCF tahun ini menjadi langkah pertama bagi PSM SDG FH Undip untuk meningkatkan level festival dari skala nasional ke skala internasional”. Misi tersebut juga didukung oleh Rektor Universitas Diponegoro Prof. Dr. Yos Johan Utama,SH,MHum dimana Beliau sangat berharap suatu saat nanti festival ini akan menjadi festival paduan suara yang berskala internasional.

Dok : Para Pemenang Lomba 7Th  Satya Darma Gita Choir Festival 2019  per kategori berforo bersama sambil mengenggam Piala

            Pada tahun ini Cantabile Chorale Yogyakarta menjadi 1st Winner of Grand Champion pada kompetisi paduan suara. Sedangkan untuk kompetisi komposisi, Nicholas Rio keluar sebagai juara pertama untuk Sacred Music Category dan Stefanus Vincent keluar sebagai juara pertama untuk Secular Music Category. Juga pada kompetisi Solo Vocal, Shelomita Gasya Amory keluar sebagai juara pertama untuk Children & Teenager Category, Josefina Setia Widianti keluar sebagai juara pertama pada Youth Category, dan untuk Adult Category, juara pertama dipegang oleh Ignatius Rangga Sidhaputra Suryanata.

            Kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik karena kehendak dari Tuhan Yang Maha Esa, kerja keras dari panitia 7th SDGCF 2019, serta dukungan dari pihak Dekanat Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, dukungan dari Rektorat Universitas Diponegoro, bimbingan dari Ibu Tity Wahju,S.H.,M.Hum. dan Bapak Kadek Cahya Susila,S.H.,M.H. selaku pembina PSM SDG FH Undip; dukungan dari para alumni PSM SDG FH Undip, serta dukungan dari pihak sponsor, terutama Bank BTN, Fifastra, Radjawali Semarang Cultural Center, Balemong, Brasari dan berbagai pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

DOKUMENTASI  

Delegasi Telkom University Choir

Dok : Para Panitia dan Liason Officer Satya Darma Gita 2019  setalh pelaksanan acara perlombaan selesai